Blog

Pinjaman Online Terbaik di Indonesia

Pinjaman online tumbuh subur di Indonesia bagai bunga yang sedang mekar, kehadirannya menjadi alternatif pilihan untuk siapa saja yang ingin mencoba cari pinjaman selain bank ataupun perorangan.

Perlu disadari bahwa sifat dari pinjaman online ini pada dasarnya memiliki bunga tinggi dan jangka waktu pinjaman (tenor) singkat.Tidak selalu Anda harus menggunakan jasa pinjaman uang dari fintech keuangan online tersebut, sebisa mungkin cari hutang dari tempat lain dulu semisal kerabat dan lainnya.

Selain bunga tinggi, saat ini ada beberapa fintech meskipun terdaftar di OJK namun bermasalah dengan cara penagihan kepada pelanggannya. Walaupun sebenarnya ada akibat karena ada sebab, jika Anda benar-benar membayar tepat waktu pasti tidak mungkin hal tersebut terjadi. Inilah kenapa sangat ditekankan bahwa jika memang masih ada tempat lain untuk cari pinjaman, tidak perlu memakai jasa pinjaman online.

Perhatikan!

Kebanyakan mereka yang bermasalah dengan pinjaman online adalah karena tidak memperhitungkan kemampuannya untuk membayar kembali. Berapa banyak calon peminjam yang memikirkan bagaimana uang pinjaman bisa cair dan urusan membayar kembali urusan nanti.

Padahal dari sinilah awal permasalahan tersebut terjadi.

Sementara, ada juga fintech yang benar-benar menganalisa data pelanggannya apakah layak diberi pinjaman dan akhirnya tidak menyetujui pinjaman si calon nasabah, lalu si calon peminjam menganggap fintech tersebut berbohong dan penipu. Seperti dilema memang!

Seharusnya calon peminjam menyadari kemampuan keuangannya, pinjaman online bukan untuk “gali lobang tutup lobang” jika hal ini terjadi sudah pasti akan menjadi masalah, bukan di pinjaman online saja bahkan meminjam dimana saja jika meminjam uang untuk menutupi utang lainnya sudah pasti bakal hancur keuangan Anda.

Jadi jika memang pinjaman Anda tidak disetujui berarti besar kemungkinan Anda memang belum siap untuk sacara financial menurut para risk management perusahaan fintech tersebut. Sebaliknya, Jika memang pinjaman Anda disetujui, maka harus komitmen dalam mengembalikan dana pinjaman Anda, berani meminjam berarti berani dengan resiko bunga tinggi dan lainnya. Jadi berani meminjam berarti sanggup mengembalikan.

Jika memang Anda sudah faham dengan syarat-syarat pinjaman online termasuk bunganya dan yakin untuk menggunakan jasa mereka, sebaiknya perhatikan hal berikut:

1. Terdaftar dan Diawasi oleh OJK

Pastikan dulu jasa pinjaman tersebut apakah terdaftar di OJK, hal ini untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan jika nanti ada permasalahan dengan pinjaman Anda. Selain juga meningkatkan rasa aman bagi calon peminjam. Untuk daftar pinjaman online terdaftar di OJK s/d desember 2018 bisa Anda lihat disini.

2. Perhatikan Bunga Pinjaman

Sebelum memutuskan mengajukan pinjaman, perhatikan jumlah bunga perharinya dan kalkulasi ulang berapa total yang harus Anda bayarkan. Jika dirasa memberatkan dan tidak sanggup, jangan diteruskan. Orang yang merasa sanggup saja kadang suka ada kendala dalam pembayaran apalagi memang sudah dirasa berat. Jangan nafsu karena membutuhkan lalu melupakan resiko dikemudian hari.

3. Pastikan juga Apakah Bebas Penalty

Penalty dalam perkreditan adalah ketika nasabah ingin mempercepat pelunasan pinjamannya maka akan dikenakan biaya tambahan atau denda (sesuai perhitungan setiap instansi).

Saat ini kebanyakan penyedia jasa pinjaman uang online memang bebas penalty, yang berarti Anda tidak dikenakan biaya denda jika ingin mempercepat pelunasan.

Manfaatkan saran bebas penalty ini, pinjam dana dengan memilih jangka waktu paling lama dan bayar secepatnya (batas minimum pembayaran biasanya sudah ditentukan kreditur) selagi masih ada uang atau sudah memiliki uang untuk membayar.

4. Baca Secara Teliti Syarat & Ketentuannya

Selalu baca dengan teliti syarat dan ketentuan dari kreditur. Jangan pernah ada di fikiran Anda dan menganggap pinjaman online berarti kemungkinan bisa dikelabui itu mudah.

Pastikan juga syarat dan ketentuan mengenai data Anda serta keamanan data kontak Anda. Karena akhir-akhir ini terjadi kasus fintech mengambil data kontak Anda di HP dan melakukan intimidasi dalam proses penagihan.

5. Kesehatan Financial Anda

Jika memang dirasa sanggup dan aman serta dana pinjaman Anda cair, maka pastikan untuk membayar tepat waktu. Jangan ditunda-tunda lagi serta hindari bayar utang melalui utang lainnya.

Jangan jadikan berhutang menjadi kebiasaan hidup Anda karena percaya tidak percaya kebiasaan berhutang bisa menjadi penyakit apalagi sudah berhugungan dengan riba, itu pasti.

Jenis Pinjaman Uang Tunai di Indonesia yang Dapat Anda Gunakan

Semakin kesini aktivitas pinjam meminjam uang di masyarakat sudah sangat umum sekali dilakukan. Tidak dipungkiri memang dengan adanya jasa pinjaman membuat masyarakat mendapatkan solusi mudah dari berbagai kebutuhan yang terus mendesak. Permintaan pasar yang terus mengalami peningkatan dimanfaatkan pula bagi mereka pihak tertentu untuk membuat jasa pinjaman uang yang lebih mudah. Seperti baru-baru ini muncul pinjaman dana online yang menawarkan segudang kemudahan, kelebihan dan keuntungan besar bagi peminjam. Ini merupakan salah satu dampak dari kemajuan jaman sekarang.

Satu dengan jenis pinjaman lain pasti mempunyai karakteristik yang berbeda, artinya dilihat dari syarat, ketentuan, tenor, plafond an lainnya pasti berbeda. Hal-hal itulah yang perlu Anda jadikan pedoman sebelum memilih salah satu jenis jasa kredit seperti apa yang paling tepat. Karena hal ini juga dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya kerugian akibat pemilihan jasa yang salah. Seperti ternyata jasa yang menerapkan sistem bunga tinggi, syarat yang merepotkan, proses yang panjang dan lama. Makanya jangan sembarangan, harus lebih selektif supaya dengan adanya jasa tersebut Anda dapat terbantu.

Selain melihat karakteristik masing-masing jenis pinjaman, Anda perlu ketahui terlebih dahulu apa saja yang bisa digunakan untuk kredit. Nah, berikut ini ada beberapa jasa yang cukup familiar di Indonesia yaitu:

1. Pinjaman tanpa agunan

KTA atau lebih dikenal dengan kredit tanpa agunan merupakan salah satu produk yang cukup baru dalam dunia perbankan. Pinjaman ini cukup banyak diminati oleh masyarakat apalagi mereka yang tidak mempunyai jaminan yang akan digunakan saat pengajuan. Memang dalam jenis ini cukup memudahkan peminjam, tetapi tetap ada beberapa syarat yang berlaku dan harus dipenuhi terlebih dahulu.

2. Pinjaman dengan agunan

Berbeda dengan sebelumnya, jenis ini merupakan pinjaman dana yang menggunakan jaminan. Untuk jenis agunan yang biasa digunakan itu sangat beragam mulai dari berkas penting, barang ataupun yang lain. Tetapi dalam prosesnya jenis ini dinilai memakan banyak waktu karena jasa harus melakukan penilaian terlebih dahulu sebelum menyetujui.

3. Pinjaman modal usaha

Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat mendukung sekali kemajuan ekonomi dengan wirausaha. Tidak heran jika akhirnya banyak bank yang menawarkan jenis kredit yang digunakan khusus untuk modal usaha. Ini bisa berupa dengan uang tunai ataupun barang-barang yang akan digunakan selama usaha tersebut berlangsung.

4. Pinjaman p2p

Lalu ada jenis pinjaman dana tunai yang disebut dengan peer to peer, ini merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang fintech. Jadi umumnya peminjam akan bertemu dengan mereka yang akan menanamkan modal atau berinvestasi, tentu saja dengan beberapa perjanjian penting sebelumnya.

5. Pinjaman online

Dan terakhir ada jenis pinjaman yang sedang marak digunakan masyarakat saat ini, dikatakan ini merupakan jenis pinjaman yang sangat cocok ketika membutuhkan dana yang sangat mendesak. Mengingat proses yang digunakan melalui sistem online jadi semua lebih praktis dan cepat sekali sampai dengan pencairan.

Itulah beberapa jenis pinjaman yang dapat Anda gunakan untuk memenuhi kebutuhan setiap harinya dari produktif ataupun konsumtif. Jika memang ingin membutuhkan uang dalam waktu yang cepat, sangat direkomendasikan memilih melakukan pinjaman uang online. Syarat yang mudah, pengajuan yang mudah dan proses yang cepat membuat Anda tidak perlu khawatir lagi mengenai keuangan. Untuk menemukan situs pinjaman online tersebut bisa melalui mesin pencarian, pilih satu yang terbaik, terpercaya dan tentunya pas untuk kebutuhan Anda.

Tips Mendapatkan Pinjaman Uang Tunai Pribadi untuk Para Mahasiswa

Pinjaman-online.com – Memang pada dasarnya jika dilihat semakin kesini ada semakin banyak hal-hal baru yang ditawarkan kepada masyarakat. Sebut saja diantaranya adalah bentuk kecanggihan teknologi. Dimana beberapa orang memang membutuhkannya tak lain adalah untuk menunjang kehidupan menjadi lebih mudah. Sebanding dengan hal tersebut maka ada beban tambahan yang tentunya harus dikeluarkan dalam penggunaannya. Sehingga tidak heran jika kemudian masyarakat di era millennial ini memang dituntut untuk mengeluarkan uang lebih banyak dibandingkan dengan sebelumnya. Banyak diantaranya yang tidak cukup hidup berbekal gaji yang dimiliki, sehingga masih harus ajukan pinjaman uang tunai pribadi.

pinjaman tunai pribadi

Bukan jumlah yang besar, karena umumnya hanya digunakan untuk menunjang beberapa jenis kebutuhan hidup yang kecil saja, seperti diantaranya adalah membeli ponsel, untuk belanja atau sejenisnya. Namun bisa jadi memberatkan di belakang nantinya, jika tidak segera dilunasi tentu. Ada banyak sekali lembaga-lembaga yang agaknya juga menawarkan hal tersebut. Tak terbatas pada bank saja, melainkan juga ada produk yang ditawarkan oleh lembaga finansial non bank.

Sebut saja diantaranya adalah pinjaman berbasis online yang belakangan ini memang tengah begitu populer di kalangan masyarakat. Memungkinkan siapa saja untuk ajukan pinjaman secara lebih mudah, tanpa memandang latar belakang, tak hanya bagi yang sudah bergaji atau memiliki pekerjaan saja, melainkan juga bagi mereka yang belum bekerja, sebut saja diantaranya adalah mahasiswa. Lalu bagaimana caranya untuk dapatkan produk-produk pinjaman semacam ini bagi para mahasiswa, berikut ini diantaranya, yaitu:

  1. Memiliki kartu kredit, menyertakan adanya kartu kredit ini menjadi syarat pokok yang memang harus dipenuhi oleh mereka para mahasiswa yang memang tertarik untuk mendapatkan produk pinjaman keuangan. Karena kredit card ini seperti sebuah jaminan jika nanti tidak bisa melakukan pelunasan.
  2. Menyertakan adanya surat atau kartu bahwa debitur adalah seorang mahasiswa, biasanya bisa didapatkan dari TU fakultas, beberapa bank memang memberikan produk pinjaman terkhusus adalah bagi mereka para mahasiswa yang tengah memiliki masalah keuangan atau finansial, dengan salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah memiliki surat atau kartu yang menyatakan dirinya adalah mahasiswa.
  3. Pinjaman sesuai dengan kebutuhan, ingat bahwa diri Anda adalah mahasiswa dan memang belum memiliki penghasilan atau belum bekerja, sehingga ketika akan mengambil pinjaman juga harus selektif berapa sekiranya nilai yang harus diambil, jangan terlalu serakah dalam mengambil pinjaman, karena takutnya nanti tidak akan bisa dilunasi jika jumlah yang diambil terlalu besar. Selain itu memang ada ketentuan seperti diantaranya adalah plafon pinjaman dengan nominal tertentu yang bisa didapatkan oleh mahasiswa, tentunya tidak lebih banyak dibandingkan dengan umum atau orang-orang yang sudah bekerja.
  4. Lengkapi semua syarat yang sudah ditentukan, tentunya beberapa syarat seperti diantaranya adalah data diri, dokumen penunjang seperti KK dan sejenisnya harus ikut Anda berikan kepada pihak tersebut. Jangan sampai ada satu syarat yang tidak Anda penuhi, karena akan turut mempengaruhi persetujuan pihak bank tersebut dalam memberikan pinjaman. Jadi semuanya harus lengkap.

Tertarik untuk mencobanya, sangat cocok apalagi bagi para mahasiswa yang terkadang memiliki masalah dengan keuangan untuk membayar semester atau bahkan biaya hidup sehari-hari, bentuk pinjaman uang tunai pribadi ini akan sangat membantu. Namun kembali lagi karena ini adalah bentuk pinjaman yang sifatnya produktif atau selalu bertambah, maka harus lebih berhati-hati.

Tips Mempersiapkan Diri Menjelang Pernikahan yang Perlu Anda Ketahui

pernikahan

Pinjaman-online.com – Pernikahan merupakan prosesi pengikatan janji yang dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan sebuah ikatan secara norma agama, norma hukum dan norma sosial. Hal ini yang menjadikan moment pernikahan merupakan moment yang diidam-idamkan oleh setiap pasangan.

Banyak pasangan yang bahkan bermimpi untuk menikah muda, namun tidak hanya restu dari orang tua yang dibutuhkan dalam sebuah pernikahan, banyak hal lain yang juga harus dipersiapkan karena menikah merupakan sebuah keputusan yang bahkan akan mengubah gaya hidup Anda.

Sebelum menikah Anda harus mempersiapkan diri dengan matang, jangan sampai pernikahan yang menjadi impian Anda itu hanya seumur jagung dan berujung perceraian karena Anda tidak mempersiapkan diri Anda dengan baik.

Ada hal-hal yang perlu Anda pahami mengenai berbagai perubahan yang akan terjadi pada hidup Anda setelah Anda menikah sehingga diharapkan Anda akan lebih matang dalam menyikapi berbagai persoalan setelah menikah nanti.

1. Perubahan Pola Pikir

Jika sebelum menikah Anda berpikir bisa mengatasi segala persoalan sendirian, maka setelah menikah pikiran itu harus dihilangkan. Menjadi sosok yang mandiri memang bagus, tetapi Anda juga harus menyertakan pasangan Anda dalam mengambil setiap keputusan karena pola pikir dan tanggung jawab Anda sudah tidak untuk diri sendiri lagi melainkan juga untuk pasangan.

2. Perubahan Pola Keuangan

Keuangan menjadi hal yang sangat penting setelah pernikahan. Ada baiknya Anda merencanakan bagaimana mengatur pola keuangan setelah menikah mengingat uang Anda yang tidak lagi untuk Anda sendiri melainkan juga untuk pasangan. Anda dan pasangan perlu mengelola keuangan dengan baik demi masa depan keluarga.

3. Jarang Berkumpul dengan Teman

Sebelum menikah bisa jadi Anda merupakan tipe yang sering berkumpul dengan teman, namun setelah menikah Anda harus mengurangi kebiasaan Anda tersebut mengingat bahwa Anda sudah memiliki pasangan yang senantiasa menunggu Anda di rumah.

Bila memang harus berkumpul dengan teman, Anda harus menimbangnya dari sisi keperluan, atau Anda juga bisa mengajak pasangan Anda untuk berkumpul bersama teman-teman Anda.

4. Perubahan Peran dalam Keluarga

Sebelum menikah, Anda hanya sebatas anak dari orangtua Anda. Namun setelah menikah tanggung jawab Anda juga menjadi lebih besar dengan peran baru yaitu sebagai suami atau istri.

Hal-hal di atas adalah perubahan gaya hidup yang pasti akan terjadi setelah Anda menikah, dan bahkan dapat mengubah Anda menjadi sosok yang berbeda dibanding sebelumnya. Selain mempersiapkan diri menjelang pernikahan, hal yang tidak kalah penting yang menjadi fokus persiapan Anda adalah kondisi keuangan Anda untuk dana pernikahan maupun setelah menikah nanti.

Tidak etis bukan jika segala persiapan pernikahan dan setelah menikah nanti Anda harus dibiayai oleh orangtua? Berikut adalah beberapa tips yang harus Anda persiapkan seputar keuangan sebelum menikah:

1. Mulai Menabung dengan Tujuan yang Jelas

Anda harus mulai menentukan seberapa banyak uang yang dapat Anda kumpulkan serta untuk tujuan apa Anda mengumpulkan uang tersebut. Dengan target yang jelas, tujuan tabungan Anda menjadi lebih terarah dan Anda akan semakin termotivasi untuk menabung.

Misalnya, selama 2 tahun Anda akan menabung untuk biaya pernikahan dan tahun berikutnya akan menabung untuk membeli rumah.

2. Buat Rekening Bersama

Anda dan pasangan bisa membuat rekening bersama untuk masa depan pernikahan. Anda bisa menentukan besaran uang yang akan ditabung di rekening bersama ini. Misalnya 30-40% dari gaji Anda setiap bulan.

3. Investasi Emas

Jika Anda dan pasangan ingin mandiri setelah menikah, selain menabung Anda juga dapat berinvestasi emas karena harga emas yang cenderung stabil. Anda bisa membeli emas sedikit demi sedikit setiap bulannya, dimana investasi ini dapat Anda gunakan sebagai modal tempat tinggal Anda kelak bersama pasangan.

4. Asuransi Kesehatan

Anda dan pasangan perlu memiliki asuransi kesehatan yang tidak hanya dapat menjamin kesehatan Anda namun juga dapat menjadi ajang investasi untuk KPR pada 5 tahun mendatang. Anda bisa mengambil program asuransi dengan dana nominal menengah yang dapat menutupi biaya kesehatan Anda jika Anda sakit serta dapat Anda ambil di kemudian hari untuk Anda gunakan sebagai uang muka KPR.

5. Hemat dalam Kencan

Kurangi frekuensi kencan mahal Anda dan mulailah alokasikan biaya kencan Anda untuk tabungan di masa depan. Anda dapat melakukan kencan hemat yang tidak kalah berkesan seperti menonton TV atau memasak bersama.

6. Hilangkan Tradisi Tukar Kado

Selain mengurangi frekuensi kencan yang mahal, Anda dan pasangan juga dapat mulai menghentikan tradisi tukar kado hari jadi atau hari ulang tahun. Sebagai gantinya Anda dapat mengirimkan sejumlah uang ke rekening bersama Anda dan pasangan sebagai ganti atas kado tersebut. Percayalah, bahwa daripada kado, uang itu akan lebih penting untuk masa depan Anda nantinya.

7. Catat Pemasukan dan Pengeluaran

Anda dan pasangan dapat mulai mengatur pemasukan dan pengeluaran agar pengelolaan uang lebih rapi dan tidak terbuang percuma. Anda dapat melakukan ini sebagai latihan dasar Anda dalam membina rumah tangga.

Demikian beberapa tips yang dapat Anda coba bersama pasangan untuk masa depan pernikahan yang lebih baik. Semoga bermanfaat.

Langkah Tepat Untuk Kredit Mobil Bekas Tanpa Uang Muka

Langkah Tepat Untuk Kredit Mobil Bekas Tanpa Uang Muka

Memiliki kendaraan bermotor seperti mobil saat ini bukan menjadi hal yang mewah lagi, namun bisa dikatakan sebagai kebutuhan. Selain itu, jika dulu mobil hanya dapat dibeli oleh kalangan mewah saja, kini siapa pun bisa memilikinya. Bagaimana tidak, sekarang banyak jasa kredit mobil yang mampu mewujudkan setiap orang untuk memiliki mobil.

Ya, memang banyak orang yang lebih memilih membeli mobil bekas ketimbang mobil baru. Hal tersebut karena, selain harganya murah, jika dibandingkan kualitasnya tak jauh berbeda. Misalkan pada mobil bekas yang baru 1 atau 2 tahun, tentunya lebih dipilih karena kondisinya terkadang tak jauh berbeda dengan yang baru.

Cara Kredit Mobil Bekas Tanpa Uang Muka

Selain tak mampu membeli yang baru, ada juga yang tak mampu membeli secara cash. Hal tersebut karena, meski kondisi mobil telah bekas, namun kondisinya masih baik, sehingga harganya pun terkadang masih sulit untuk dijangkau.

Berkaitan dengan hal tersebut, lalu bagaimana agar bisa mendapatkan mobil bekas yang diinginkan? Ya, bagi Anda yang tak mempunyai dana tunai untuk membeli mobil secara cash, maka bisa membeli dengan cara angsuran atau kredit.

Bagi Anda yang ingin kredit mobil tak perlu malu, sebab kenyataannya saat ini lebih banyak yang memilih membeli mobil secara kredit daripada cash. Belum lagi saat ini telah banyak program kredit mobil bekas murah tanpa menggunakan DP atau uang muka.

Dengan banyaknya peminat kredit mobil, maka saat ini telah banyak lembaga yang menyediakan kredit mobil tanpa uang muka, mulai dari bank hingga lesing yang bisa digunakan untuk pengajuan kredit mobil. Namun dengan banyaknya jasa tersebut, juga membuat kebanyakan orang bingung dalam menentukan lembaga mana yang nantinya akan dipilih, tentunya yang bisa menyediakan kredit mobil bekas tanpa uang muka.

Lalu apa peran pihak bank atau leasing dalam kredit mobil bekas tanpa jaminan? Sebenarnya baik bank maupun leasing memiliki konsep atau peran yang sama dalam menyediakan dana untuk kredit mobil, dimana mereka akan menalangi dana untuk membayar mobil yang akan dibeli secara kontan, sehingga nantinya pembeli membayar mobil yang telah dibeli dengan cara cicilan pada pihak bank. Jadi istilahnya adalah Anda meminjam uang kepada bank atau leasing untuk membeli mobil, dan nantinya uang pinjaman tersebut dibayar secara kredit.

Dengan demikian, sebelum Anda memutuskan untuk kredit mobil, maka harus menggunakan tips berikut ini agar bisa melakukan kredit mobil bekas tanpa uang muka:

1. Cari Langsung Mobil Ke Pemakai

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan mencari mobil bekas langsung ke pemakaiannya. Ya, jangan melalui pedagang mobil atau melalui showroom mobil bekas.

Hal tersebut dilakukan agar harga yang Anda peroleh nantinya tidak mahal karena langsung membeli pada pemakaiannya. Satu lagi yang harus Anda perhatikan, pastikan dalam membeli tidak melalui perantara, sebab nantinya harga mobil akan semakin mahal.

Meski demikian, Anda tetap harus melihat motif jualnya, dimana biasanya jika seseorang yang akan menjual mobil membutuhkan uang dengan segera, maka akan menjual dengan harga yang murah. Lalu bagaimana agar menemukan mobil langsung dari pemakaiannya?

Cara mudahnya agar Anda bisa menemukan banyak orang yang akan menjual mobil adalah dengan melihat situs jual beli online, sehingga disitu selain bisa melihat berbagai mobil yang akan dijual, Anda juga bisa membandingkan beberapa produk sekaligus.

Dengan melalui situs online, Anda juga bisa mengetahui apa alasan pemilik ingin menjual mobil, apakah butuh dana cepat atau ingin mengganti dengan yang baru.

2. Cari Leasing Mobil Bekas Yang Telah Terpercaya dan Memiliki Nama

Setelah Anda memutuskan mobil mana yang akan dibeli, maka waktunya Anda mencari leasing yang akan digunakan untuk kredit mobil bekas tanpa uang muka. Untuk hal ini, pertama kali yang bisa digunakan sebagai pertimbangan adalah rekomendasi teman.

Atau juga bisa dilakukan dengan mensurvei beberapa leasing mobil bekas yang ada di sekitar Anda. Selain itu agar Anda nantinya bisa menghitung simulasi kredit dari besaran DPT dan angsuran yang akan dilakukan, maka Anda bisa mendatangi kantornya secara langsung.

Disamping hal tersebut, Anda juga bisa bekerjasama dengan leasing terkait untuk menaikan harga mobil, hal tersebut agar nilai uang yang dikeluarkan mampu menutup jumlah uang muka.

Misalnya seperti ini, jika Anda membeli mobil seharga 100 juta, maka dalam peraturan BI jumlah uang muka untuk kredit mobil adalah 30%, sehingga uang yang akan dipinjamkan bank hanya 70% atau 70 juta. Tentunya hal tersebut mengharuskan Anda memiliki uang 30 juta bukan?

Nah, dengan hal tersebut maka untuk menutupinya adalah dengan meminta pihak dealer atau leasing untuk menaikan harga, misalnya menjadi 130 juta, sehingga nantinya uang yang akan dipinjamkan oleh bank bisa genap 100 juta. Ya, hal tersebut memang akan membuat angsuran bulanan menjadi semakin besar, karena nilai pinjamannya pun besar.

3. Mengajukan Kredit Mobil Bekas

Langkah terakhir ini merupakan langkah utama yang harus Anda lakukan. Yakni segera pergi ke leasing setelah mendapatkan mobil yang diinginkan dan jenis kredit mobil bekas yang akan digunakan. Umumnya persyaratan yang dibutuhkan untuk pengajuan kredit mobil bekas tanpa uang muka yaitu:

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi KK
  • Fotokopi slip gaji bagi karyawan
  • Fotokopi SIUP dan NPWP bagi wiraswasta
  • Fotokopi rekening 3 bulan terakhir
  • Fotokopi PBB atau bukti rekening listrik dan PDAM

Sedangkan untuk langkah pengajuan yang harus dilakukan yaitu:

  1. Lengkapi dokumen yang dibutuhkan
  2. Mengunjungi pihak leasing
  3. Mengisi formulir aplikasi dan persyaratan dokumen
  4. Pihak leasing akan mulai memproses, minimal 3-5 hari
  5. Jika disetujui, maka pihak leasing akan menyetujui dan menerima kontrak kredit mobil bekas tanpa kredit Anda.

Mengajukan kredit mobil ke leasing atau bank memang butuh proses yang panjang, belum lagi persyaratan yang dibutuhkan terlalu ribet. Contohnya harus menggunakan slip gaji dan SIUP, sedangkan Anda tidak mempunyainya, dengan begitu maka pengajuan kredit mobil sangat mustahil untuk disetujui.