Kelebihan dan Tips Pencairan Kredit Tanpa Agunan dengan Mudah

kredit tanpa agunan

Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat disamakan dengan berdasarkan pinjam meminjam antara pihak bank dengan pihak lainnya yang mewajibkan pihak meminjam untuk melaksanakan dengan jumlah bunga sesuai imbalan. Kredit tanpa agunan adalah salah satu produk pinjaman yang memberikan fasilitas kredit tanpa membebankan calon nasabah untuk mempersiapkan aset untuk dijadikan jaminan atas pinjaman tersebut. Pinjaman ini akan diputuskan oleh bank dengan riwayat kredit dari pemohon kredit secara pribadi. Biasanya nasabah memiliki riwayat kredit seperti kartu kredit, kredit motor, kredit mobil dan KPR.

Berikut adalah kelebihan dan KTA diantaranya:

  • Praktis dan tidak membutuhkan jaminan, pihak bank akan menanamkan kepercayaan kepada nasabah untuk mengelola dana pinjaman dengan baik. Nasabah menggunakan dana tersebut untuk modal kerja maupun lainnya dengan berbagai kemudahan didalamnya. Produk KTA ini memungkinkan nasabah untuk tetap memanfaatkan barang-barang atau aset milik untuk keperluan lainnya.
  • Lebih fleksibel untuk berbagai macam tujuan penggunaan kredit, nasabah diberi kebebasan untuk menggunakan dana kredit untuk keperluan apapun termasuk keperluan konsumtif. Namun disarankan menggunakan pinjaman dalam batas-batas yang sudah dipahami supaya tidak adanya masalah kredit macet.
  • Proses pengajuan yang dikenal super cepat dan mudah, tidak dibutuhkan pengajuan konvensional atau kredit dengan jaminan, perbankan menyediakan fasilitas online untuk pengisian formulir pengajuan KTA yang dapat diunduh kapan saja dan mempersingkat untuk proses pengajuannya.

KTA dapat digunakan untuk kepentingan seperti biaya merenovasi rumah, biaya pernikahan, biaya pendidikan, biaya pengobatan, pelunasan kartu kredit, modal usaha dan kebutuhan finansial lainnya. Saat akan mengajukan KTA pastikan menyediakan dokumen seperti fotocopy KTP/KITAS, bukti penghasilan, fotocopy rekening tabungan, fotocopy surat izin profesi, NPWP dan fotocopy akta pendirian/SIUP/TDP. KTA juga dapat diakses oleh WNA dengan melampirkan fotocopy paspor dan melengkapi dokumen lainnya yang dibutuhkan oleh bank selama proses pengajuan.

Berikut adalah tips untuk pencairan KTA diantaranya:

  • Berlaku positif dan tidak memaksa, terkadang dalam keadaan mendesak karena kebutuhan nasabah yang mengajukan KTA memaksa permohonannya dikabulkan dan sikap tersebut tidak direkomendasikan, jangan memaksa terutama sampai menyogok.
  • Sesuaikan jumlah pinjaman, biasanya nasabah dapat meminjam hingga 200 juta dan sebaiknya tidak meminjam pada batas maksimal, pastikan juga total utang per bulan termasuk cicilan untuk KTA tidak melebihi 40% dari gaji pokok peminjam.
  • Handphone harus selalu aktif, pihak bank sewaktu-waktu menghubungi nasabah setelah menerima permohonan dan handphone yang aktif akan memberi kemudahan dalam berbagai komunikasi antar petugas bank.
  • Tak punya riwayat kredit bermasalah, seperti kartu kredit dengan tagihan harus dibayar lunas tepat waktu. Jika memiliki kredit kendaraan pastikan cicilan per bulan tetap lancar.

Untuk proses pengajuan KTA minimal 3 hingga 5 hari kerja dan maksimal 14-21 hari kerja jika data-data dan persyaratan yang diperlukan sudah lengkap. Survey untuk pihak pemohon KTA hanya akan dilakukan pada pemohon dengan tempat usaha dan untuk karyawan pihak bank tidak akan melakukan survey. Umumnya dilayani dari berbagai wilayah tetapi secara aplikasi diproses dan disetujui dari wilayah JABODETABEK.

Untuk melakukan pembayaran pinjaman kredit tanpa agunan dengan cara layanan transfer antar bank via ATM, melakukan setor langsung ke teller bank, melalui mobile atau internet banking maupun dengan mendaftar auto debet. Beberapa hal ini perlu diketahui oleh nasabah sebelum mengambil keputusan untuk meminjam. Kelebihan KTA perlu dipertimbangkan untuk menjadi salah satu produk pinjaman yang direkomendasikan jika tidak menginginkan jaminan untuk pihak pemberi pinjaman.

Bingung Mengatur Keuangan dengan Kartu Kredit? Begini Caranya!

Mengatur Keuangan dengan Kartu Kredit

Di zaman yang semakin modern ini, transaksi menjadi hal yang lebih mudah untuk dilakukan. Salah satu model transaksi terbaru yang cukup digemari oleh masyarakat adalah kartu kredit. Ya, kartu kredit merupakan model pembayaran baru yang akan memberikan kemudahan saat berbelanja, terutama bagi Anda yang memang tidak suka untuk membawa uang tunai dengan beberapa alasan.

Kartu kredit sering dijadikan solusi karena hanya dengan membawa satu kartu ini, Anda sudah bisa melakukan transaksi apapun yang Anda inginkan. Namun, kemudahan ini bisa saja menjadi blunder jika Anda tidak bisa mengatur keuangan dengan baik.

Banyak kasus muncul di mana masyarakat terlilit hutang yang semakin menumpuk dikarenakan mereka terlalu asyik berbelanja dengan kartu kredit. Nah, pada kesempatan ini, Anda akan mendapatkan tambahan informasi mengenai tips mengelola keuangan kartu kredit agar inovasi ini bisa lebih berguna bagi anda. Selamat membaca!

Tips Cerdas Menggunakan Kartu Kredit

Kemudahan yang ditawarkan oleh kartu kredit memang sangat menggoda. Hanya dengan sekali gesek, maka Anda bisa melakukan pembayaran untuk barang yang Anda beli. Namun, kemudahan tersebut harus disikapi dengan tidak berlebihan agar Anda tidak rugi. Nah, adapun beberapa tips cerdas untuk menggunakan kartu kredit agar keuangan tetap sehat adalah sebagai berikut:

Buat Kartu Kredit sesuai Kebutuhan

Kartu kredit biasanya mengadakan kerja sama dengan beberapa toko komersial. Kerja sama ini ditujukan untuk menarik nasabah dan memberikan kemudahan yang lebih bagi pengguna. Dalam hal ini, Anda harus bijak dengan hanya membuat kartu kredit sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya, ketika Anda suka hal-hal berbau fashion, maka carilah kartu kredit yang lebih banyak memberikan promo di beberapa outlet fashion. Dengan cara ini, maka pengeluaran yang Anda lakukan akan bisa lebih terkontrol.

Miliki Maksimal 2 Kartu Kredit

Meskipun kartu kredit akan membuat transaksi lebih mudah, namun Anda tentu saja harus membatasi diri untuk tidak memiliki terlalu banyak kartu kredit. Dalam hal ini, sebaiknya Anda membatasi memiliki kartu kredit hanya 2 saja. Hal ini cukup beralasan agar Anda merasa terbatasi untuk menggunakannya.

Dengan semakin banyak menggunakan kartu kredit, tidak menutup kemungkinan jika Anda akan semakin boros dan bisa saja hutang Anda akan semakin menumpuk. Tentu ini merupakan hal yang buruk bagi manajemen keuangan anda.

Atur Limit Kartu Kredit

Mengatur limit kartu kredit juga termasuk salah satu tips keuangan yang sangat penting saat menggunakan inovasi pembayaran ini. Dalam hal ini, dengan mengatur limit kartu kredit, maka Anda bisa mengatur keuangan dengan lebih baik.

Jika Anda memiliki 2 kartu kredit sebagaimana disarankan di atas, maka Anda bisa menetapkan limit kecil pada salah satu kartu kredit dan limit besar pada kartu lainnya untuk berjaga-jaga. Namun, tentu Anda juga harus realistis dalam menggunakannya dan jangan sampai pengeluaran Anda melebihi pemasukan.

Sebagai tambahan, buatlah mindset jika limit bukanlah batas. Misalnya, ketika Anda mengatur limit pada kartu kredit Anda sebesar 4 juta, maka sebaiknya Anda tidak menggunakannya hingga batas 4 juta atau lebih. Besaran limit harus disikapi sebagai bukan batas maksimal agar Anda tetap bisa berhemat.

Jika mindset ini terbentuk, maka kartu kredit akan lebih bermanfaat dan tidak akan membebani keuangan Anda dengan beragam jenis tagihan yang memberatkan.

Berpikir Sebelum Berbelanja

Kemudahan yang ditawarkan oleh kartu kredit terkadang membuat seseorang menjadi khilaf dan kalap dalam berbelanja. Merasa mudah untuk melakukan pembayaran, beberapa orang sering tidak kontrol dalam membeli sesuatu dan akhirnya ia membeli barang yang sebenarnya tidak ia butuhkan.

Oleh karena itu, untuk manajemen keuangan yang lebih baik dalam menggunakan kartu kredit, Anda sebaiknya berpikir sebelum berbelanja.

Dengan kata lain, buatlah prioritas terkait apa yang hendak Anda beli. Dengan adanya prioritas ini, maka Anda bisa mengalokasikan dana untuk membeli barang yang memang penting dan dibutuhkan. Jika perlu, buatlah daftar barang yang hendak dibeli dalam bulan X dan berusahalah untuk berpegang pada hal tersebut.

Manfaatkan Point Reward

Keuntungan menggunakan kartu kredit adalah adanya point reward. Nah, dalam hal ini, untuk setiap transaksi yang Anda lakukan, Anda akan mendapatkan poin yang dapat di akumulasi. Jumlah poin yang terkumpul tersebut nantinya bisa ditukarkan dengan barang tertentu atau promo yang menarik. Nah, dengan adanya point reward ini maka kartu kredit akan semakin menguntungkan untuk digunakan.

Dengan beberapa tips di atas, Anda tentu akan memiliki tambahan pengetahuan mengenai bagaimana menggunakan kartu kredit dengan baik. Perlu dipahami bahwa meskipun kartu kredit memberikan kemudahan dalam hal pembayaran transaksi, namun pengetahuan mengenai tips keuangan yang benar menjadi sangat penting.

Dengan manajemen keuangan yang baik, Anda akan terhindar dari kerugian dan hutang yang menumpuk karena penggunaan kartu kredit yang terlalu boros.